Bunda, AL-HUSNA
Di rembangpetang mereka pulang
dengan keringat panas tanah Karawang
peluh pilu pinggir citarum segartanjung
tersapu sejuk semilir angin pantai pakisjaya
gerimis jatuh satu-satu
di senja sore keemasan
matahari yang akan pulang kesarang
turun lembab di pelataran candi jiwa
bulir-bulir itu malai bernas
gemuruh dada terbayar tunai
dengan senyum kemenangan
bakti pada negeri pertiwi
( untuk Bunda dan teman Al Husna) maret 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar