Minggu, 25 Desember 2011

kampoengkoe

Cerita dari pinggir Citarum

Evi kecil menatap lembaran-lembaran buku tulisnya mengambang, dia tertawa riang. Lembaran itu seperti perahu, pensil warnanya tenggelam tak dia perdulikan, entah kemana. sepatu warna pinknya hadiah lebaran ikut hanyut kelaut, malam ketika dia masih tidur, pagi itu sisa lumpur menggunung kecil di sekitar rumahnya. kaki kecil itu berlari sampai di gerbang sekolahnya yang tak berpagar, lambaian sang ibu guru muda memanggilnya. masuk kelas dilipat tangannya berdoa dengan suara lantang dan riang. Evi kecil tertegun ketika hendak menulis, dia tak menangis karena tas biru muda bergambar boneka barby berisi mainannya, bukunya telah ia keluarkan sebelum banjir datang. Evi kecil bermain riang dengan mainannya.
(Sehari Sebelum banjir Citarum)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar